Ujian Setiap Rumah Tangga Berbeda-beda 1

Ujian setiap orang berbeda-beda. Allah sudah menakarnya sesuai kemampuan. Barangkali kita melihat teman dekat kita sangat beruntung, sementara kita luntang-lantung mencari pegangan. Ah, mungkin perlu menelisik lebih jauh sebelum menuduh Allah pilih kasih.

Ia yang beruntung dengan karir kerennya. Jabatan melesat dalam tempo yang singkat. Diuji dengan jarak membentang dengan putri tercinta. Kaulihat media sosialnya penuh foto suka ria, dibaliknya ada rindu yang menderu-deru. Ingin rasanya berjumpa namun terhalang dengan tugas yang tidak bisa ditinggal.

Ia yang terlihat enak, bekerja dari rumah dan penghasilannya berbilang dollar. Liburan tinggal berangkat, usah berurusan dengan segala urusan cuti atau ijin. Barangkali kita tidak tahu apa yang ada di belakang pintu rumahnya. Tentang istrinya yang berkebutuhan khusus dan membutuhkan pendampingan penuh. Lintang pukang ia mengejar target di tengah ramainya celoteh anak-anak.

Ia yang terlihat mesra bersama pasangannya. Travelling berdua. Ngaji berdua. Saling sayang, saling mesra. Seolah dunia hanya milik berdua. Kemarin di Raja Ampat, sekarang menikmati Belitung dengan pasir putihnya. Dan, oh, jauh di lubuk hati, mereka sedang belajar melerakan putra yang sudah lama ditunggu, yang meninggal beberapa detik setelah keluar dari rahim Ibu.

Ia yang mesra dengan mertua. Belanja berdua dengan Ibu mertua. Disayang-sayang. Dibelikan aneka keperluan. Masak bareng, wisata bareng, bahu-membahu mencintai lelaki yang sama. Satu mencintai anaknya, satu mencintai suaminya. Jauh di lubuk hatinya, ia sedang mengisi kekosongan kasih sayang orang tuanya. Berusaha sepenuh daya untuk memaafkan segala luka masa lalu.

Ujian Rumah Tangga Berbeda-beda
Ujian Rumah Tangga Berbeda-beda

Dear kamu,

Yang sedang menghadapi cobaan dari Robbuna. Meski ini sangat sulit, mari bersama bergandengan tangan untuk saling menguatkan, agar hati ini fokus mensyukuri apa yang ada.

Ujian Setiap Rumah Tangga Berbeda-beda 2

Dear kamu,

Barangkali masalah terus saja datang beruntun tanpa permisi, mari saling memilin doa agar kita kuat menjalani hari-hari dan kelak terkuak hikmah luar biasa atas apa yang menimpa kita sekarang.

Dear kamu,

Ujian Setiap Rumah Tangga Berbeda-beda 3

Salam dariku. Semoga Tuhan senantiasa menjagamu. Menyelimuti pada malam-malam yang dingin. Menumbukan harap pada hati yang tengah gersang.

1 Komentar

  1. Hiks..mewek bacanya..
    Jazaakillah mba wid..
    Sangat menginspirasi.
    Renungan diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *